History of BARa
In July 2008, a number of bankers formed this 
association. The association was named

Bankers Association for Risk Management (BARa). Organizationally, BARa is part of the Indonesian Bankers Association (IBI) just like other banking associations such as Bank Internal Audit Association (IAIB), Certified Wealth Management Association CWMA and Forexindo. Under the auspices of IBI as the only Indonesian bankers associations, BARa gained the full support from the banking industry.

The first step taken was to develop a risk management certification in collaboration with the Banking Profession Certification Institute (LSPP) and also obtain an approval from the National Agency for Professional Certification (BNSP). Afterwards, BARa conducted various activities to support a successful risk management implementation within the banking industry such as training research & development, consultation, workshops strategy sharing & application of management concepts, publications and other relevant activities.

Vision:
To become banks’ partner in establishing a banking
industry with best practice standards in managing
risk optimally

Mision:
  1.       Improving human resources quality in the banking industry in order to be able to manage risk effectively.
  2.      Implementing and developing Risk Management standards in the banking industry based on code of ethics & profession standard quality.
  3.      Fostering an effective relationship with regulators and other stakeholders in order to accommodate banking industry needs.
  4.      Developing knowledge in risk management area in accordance with international principles and norms but adapted to Indonesia’s conditions.
  5.        Cultivating understanding and deepening awareness regarding the importance of risk management role in the economic growth.

Apa latar Belakang pembentukan BARa?

Implementasi manajemen risiko bank merupakan suatu keharusan dalam menciptakan industri perbankan yang sehat, sekaligus suatu keharusan untuk memenuhi ketentuan regulator. Beberapa faktor utama untuk mencapai keberhasilan dalam penerapan manajemen risiko bank adalah tersedianya sumber daya manusia yang berkualitas, komunikasi diantara para bankir, dan komunikasi diantara bank dengan regulator berjalan dengan baik.

Dalam upaya mendorong faktor keberhasilan penerapan manajemen risiko di bank, maka diperlukan suatu wadah organisasi para bankir yang berprofesi sebagai pengelola risiko bank. Wadah tersebut diharapkan dapat menjadi sarana komunikasi bagi para bankir dalam upaya menerapkan konsep manajemen risiko secara efektif. Wadah tersebut juga diharapkan dapat menjadi sarana untuk menyampaikan aspirasi perbankan dalam memberikan masukan kepada otoritas moneter.


Mengapa harus ada BARa lagi, bukankah sudah ada IRPA? Bukankah lebih baik apabila IBI meminta IRPA menjadi bagian dari IBI?

Sebenarnya IBI sudah menyampaikan permintaan agar IRPA kompartemen perbankan dapat menjadi bagian dari IBI, sehingga perbankan mempunyai akses terhadap penyelenggaraan sertifikasi yang dibutuhkan perbankan dan accountable dan sejalan dengan anggaran dasar IBI. Namun upaya ini tidak membuahkan hasil, sehingga perbankan merasa perlu mendirikan BARa sebagai saluran aspirasi.

BARa telah meminta kepada IBI agar diperkenankan menjadi bagian dari IBI. IBI sudah menyatakan mendukung dan menyetujui BARa dibawah IBI.

Selanjutnya IBI sudah memberitahukan hal ini pada seluruh asosiasi terkait perbankan seperti Perbanas, Perbarindo, Asbanda, Himbara dan anggota lainnya, dengan tujuan agar industri perbankan mengetahuinya dan mendukung upaya pendirian BARa ini.


Apakah non-bankir dapat menjadi anggota BARa?

Anggota BARa dibatasi hanya profesi bankir, atau ex bankir. Pihak lain pemerhati masalah manajemen risiko akan menjadi stake holder BARa untuk mengembangkan risk management


Bagaimana hubungan BARa dengan IBI?

BARa telah meminta kepada IBI agar diperkenankan menjadi bagian dari IBI. IBI sudah menyatakan mendukung dan menyetujui BARa dibawah IBI.

Selanjutnya IBI sudah memberitahukan hal ini pada seluruh asosiasi terkait perbankan seperti Perbanas, Perbarindo, Asbanda, Himbara dan anggota lainnya, dengan tujuan agar industri perbankan mengetahuinya dan mendukung upaya pendirian BARa ini.


Apa peran BARa dalam sertifikasi risk management?

BARa sebagaimana asosiasi profesi lainnya menyusun ateri body of knowledge, dan materi uji kompetensi, yang akan digunakan oleh LSPP menyelenggarakan sertifkasi risk managment.


DEWAN KEHORMATAN

Anggota

1.           Ketua Umum                  IBI

2.           Ketua Umum                  Perbanas

3.           Ketua Umum                  Himbara

4.           Ketua Umum                  Asbanda

5.           Ketua Umum                  Asbisindo

6.           Ketua Umum                  Perbina

7.           Ketua Umum                    Perbarindo

DEWAN PENASIHAT

Anggota

1.           Haryanto T.  Budiman                Ketua Dewan Penasihat

2.           Wimboh Santoso                         Wakil Ketua Dewan Penasihat

3.           Sukatmo Padmosukarso         Anggota Dewan Penasihat

4.           I. Supomo                                        Anggota Dewan Penasihat

5.           Gunarni Soeworo                      Anggota Dewan Penasihat

6.           Suwartini                                       Anggota Dewan Penasihat

7.           Sentot A. Sentausa                    Anggota Dewan Penasihat

8.           Krisna Wijaya                               Anggota Dewan Penasihat

9.           Meliza Musa Rusli                      Anggota Dewan Penasihat

 

 

 

DEWAN PAKAR

Anggota

1.      Ahmad Siddik Badruddin       Ketua Dewan Pakar

2.      Vera Handajani                         Wakil Ketua Dewan Pakar

3.       Antonius Widodo                     Anggota Dewan Pakar

4.       Goei Siauw Hong                      Anggota Dewan Pakar

5.       Lisawati                                       Anggota Dewan Pakar

6.      Aviliani                                          Anggota Dewan Pakar

7.      Taufik Hakim                               Anggota Dewan Pakar

8.      Maryam Umar                             Anggota Dewan Pakar

9.     Umakanth Rama                         Anggota Dewan Pakar

10.   Iwan Dharmawan                       Anggota Dewan Pakar

11.   Haru Koesmahargyo               Anggota Dewan Pakar

12.   Eduard Guntoro                       Anggota Dewan Pakar

# Training Provider Name Link
1 Data Not Available Yet

Name Position Instance
Wignyo M. Mulyono Executive Director BARa
Data Not Available Yet - -
Top